Seberapa Pentingkah Data Perencanaan dan Pembangunan?

Others

Data dalam perencanaan dan pembangunan sangatalh penting, karena dalam membangun suatu negara tidak dapat dilakukan secara asal asalan. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, gcero.net akan mejelaskan tentang entingnya data dalam perencanaan dan pembengunan. Data tersebut bertanggungjawab atas berkembangnya negara Indonesia sampai bisa seperti saat ini, langsung saja berikut ini penjelasannya:

 

Pentingnya data dalam perencanaan dan pembangunan

Menurut Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanana Pembangunan Nasional pada pasal 31 : Data adalah keterangan objektif tentang suatu fakta baik dalam bentuk kuantitatif, kualitatif maupun gambar visua yang diperoleh baik melalui observasi langsung maupun dari yang sudah terkumpul dalam bentuk cetakan atau perangkat penyimpan lainnya. Menurut bunyi dari Undang – Undang tersebut, berarti data yang diperoleh haruslah berupa fakta dan bujan hasil dari manipulais ataupun rekayasa dan dibuat buat.

Dengan memiliki data dan informasi yang valid serta terukur, maka proses perencanaan pembangunan yang baik dan kompeherensif akan menjadi titik penting yang menentukan berhasilnya pembangunan. Oleh karena itu data dari perencanaan pembangunan haruslah tepat dan akurat agar proses perubahan kea rah yang lebih baik dapat dilakukan secara terencana.

Mengingat dari pentingnya data ini dalam proses perencanaan, maka pemerintah didalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanan Rencana Pembangunan Daerah pasal 13 ayat 1 mengamanatkan bahwa “Penyusunan rencana pembangunan daerah menggunakan data dan informasi perencanaan pembangunan daerah, serta rencana tata ruang”. Data dan aspek yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah data tersebut akan dikompilasi secara terstruktur berdasarkan dengan aspek geografis, kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum, dan aspek daya saing daerah untuk memudahkan dalam pengolahan serta analisis secara sistematis dalam rangka penyusunan rencana pembangunan daerah.

Data-data dan informasi yang dibutuhkan tersebut dapat diperoleh dari kegiatan penelitian, monitoring dan evaluasi serta kegiatan sejenis lainnya yang dilaksanakan secara periodik oleh SKPD(Data Primer) dan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat maupun Daerah dan instansi pemerintah, hasil riset/audit/studi oleh lembaga yang kompeten di bidangnya (Data Sekunder).

Selain hal-hal tersebut diatas, penggunaan terpenting data dalam proses perencanaan adalah untuk menyediakan target-target pembangunan, sebagaimana kalau kita perhatikan di dalam Dokumen-Dokumen Perencanaan Pembangunan Nasional, Provinsi maupun Daerah (Rencana Pembangunan Jangka Menengah – RPJM), didalam dokumen tersebut paling jelas terlihat penetapan indikator-indikator seperti indikator makro ekonomi, indikator kinerja bidang kesehatan, indikator kinerja bidang pendidikan, indikator kinerja kesejahteraan sosial. Indikator-indikator tersebut kemudian dijadikan capaian target yang bisa diukur, sehingga saat pembangunan sedang dan selesai dilaksanakan dapat dilakukan monitoring dan evaluasi dengan pengukuran yang jelas.